Jumat, 23 Juni 2017
Cocoon Tree, Rumah Yang Cocok Untuk Pencinta Alam
Cocoon tree boleh dibilang rumah ramah lingkungan bagi pencinta alam. Rumah ini melayang di antara pepohonan seperti sarang burung raksasa.
Bangunan rumah ini terbuat dari bahan ringan dan tahan air. Anda dapat merakit dan memasangnya sesuai selera hanya dengan menghabiskan waktu kurang lebih dua jam.
Cocoon tree merupakan hasil ide kreatif dari Barni Du Payrat. Struktur bangunan dari alumunium bulat yang beratnya hanya 130 pon.
Struktur ini dikaitkan dengan tali yang dapat menahan beban sampai satu ton.
Cocoon dapat menyimpan kasur, selimut, dan menampung dua orang. Bila yang mengisi anak-anak jumlahnya bisa lebih banyak.
Bagian interiornya dirancang sedemikian rupa sehingga cukup nyaman dan dapat melindungi dari paparan sinar matahari. Sarang raksasa ini juga dilapisi kulit luar yang tahan air.
Cocoon tree dapat dirancang dengan model yang berbeda sesuai dengan keperluan.
Cocoon Beach adalah model untuk beachgoers dan Cocoon Jungle yang dilapisi serat sintetis menyerupai bamboo.
Selengkapnya : http://blog.citragran.com/content-979-cocoon-tree-rumah-yang-cocok-untuk-pencinta-alam.html
Akuarium Besar Yang Akan Percantik Ruang Dapur
Akuarium nyatanya tidak hanya diletakkan di ruang keluarga atau tempat lain yang eye catching saja. Kini keluarga urban masa kini menjadikan dapur sebagai salah satu tempat untuk memajangnya.
Tidak seperti pada umumnya, akuarium besar ini menjadi salah satu bagian yang tidak terpisahkan dari kitchen.
Adalah Robert Kolenik, seorang desainer asal Belanda yang menciptakan meja dapur yang di bawahnya terdapat akuarium besar yang disebut Ocean Kitchen atau Samudra Dapur.
Ocean Kitchen ini akan berisi ikan dan batu karang seperti pada umumnya.
Produk unik ini dapat menarik perhatian tamu sekaligus pemandangan indah bagi juru masak di rumah . Desainnya tidak berlebihan, bentuk dan bingkainya tampak seperti yang sebenarnya.
Selengkapnya : http://blog.citragran.com/content-977-akuarium-besar-yang-akan-percantik-ruang-dapur.html
Valley House, Rumah Asimetris dan Unik di Pegunungan Alpen
Rumah yang diberi nama Valley House ini terlihat sangat cocok untuk relaksasi dan mencari ketenangan. Dirancang oleh Kostiantyn Kuvika, massa bangunan Valley House terdiri atas dua kubus kayu berbentuk seperti berlian indah yang ditumpuk di atas dasar segitiga.
Kuvika diilhami bentuk asimetri lansekap pegunungan. Runah kayu minimalis ini terletak di Kiev, Ukraina, di pangkuan alam yang nyaman.
Bangunan Valley House tidak terlalu besar hanya 117 meter persegi. Sang arsitek rumah ini sanagt cerdik untuk menata efisien dan funsional bangunan perabotan rumah sehingga memberikan kenyamanan maksimal bagi penghuninya.
Arsitekturnya sengaja diciptakan untuk mencerminkan garis alam pegunungan agar lebih menyatu ke dalam lingkungan.
Valley House dibagi menjadi tiga tingkatan. Lantai dasar berada di bagian terendah difungsikan untuk dapur. Lantai pertama terdiri dari area makan dan lounge.
Lantai teratas dibuat untuk tempat santai yang terdiri dari dua kamar tidur dan kamar mandi. Interior valley House dibalut dengan sentuhan kayu sehingga menciptakan suasana hangat dan nyaman .
Selengkapnya : http://blog.citragran.com/content-976-valley-house-rumah-asimetris-dan-unik-di-pegunungan-alpen.html
Jumat, 16 Juni 2017
Melongok Hunian Ramah Lingkungan di Fujisawa
Fujisawa Sustainable Smart Town adalah kompleks perumahan kecil yang saat ini baru terdiri dari 120 rumah. Di kawasan Fukugawa, prefektur Yokohama, Jepang, perumahan tersebut tampak nyaman walau tak terlalu mewah.
Fujisawa Sustainable Smart Town didesain menjadi sebuah kota baru yang seluruh aspek di dalamnya lebih ramah lingkungan.
Berukuran rata-rata 120 sampai 160 meter persegi, hunian di situ memanfaatkan secara optimal sinar matahari sebagai sumber energi dan membuat sistem pengolahan limbah rumah tangga sendiri sehingga air tidak terbuang sia-sia. Konsep rumah tersebut juga meminimalkan penggunaan pendingin ruangan.
Jarak antar rumah dan letak jendela diperhitungkan sedemikian rupa sehingga tidak menghalangi aliran udara atau sinar matahari agar suhu udara tak terlalu panas. Permukiman ini juga memiliki area hijau dan zona bebas kendaraan bermotor.
Satu nilai plus lainnya, setiap rumah di Fujisawa Sustainable Smart Town juga dirancang tahan gempa sesuai standar dari Pemerintah Jepang.
Fujisawa Sustainable Smart Town (SST) sendiri dirancang oleh Panasonic menjadi “smart city”. “Permukiman pintar” ini memungkinkan setiap orang yang tinggal di dalamnya bisa mewariskan lingkungan terbaik sampai tiga generasi mendatang.
Tomohiko Miyahara, dari Fujisawa SST Management Company menjelaskan, seluruh kota sejak awal dirancang bukan hanya lebih hemat energi, tapi juga membuat seluruh penghuninya menjadi komunitas yang akan menumbuhkan kota itu ke depannya.
“Kami ajak para penghuni kota untuk menjadi ‘orangtua’ bagi kota ini, yang berarti berperan aktif terhadap pertumbuhan dan kelangsungan kota ini,” katanya.
Miyahara menjelaskan, ada lima pelayanan diberikan manajemen kota untuk menjadikan Fujisawa sebagai “kota pintar”, yakni energi, keamanan, mobilitas, kesehatan, dan komunitas.
Untuk energi misalnya, setiap rumah sudah dipasangi solar panel sebagai penghasil energi, bateri pengumpul energi, dan peralatan rumah tangga sangat hemat energi, mulai lampu LED hingga pendingin ruangan.
Setiap hunian di sini juga dilengkapi sistem manajemen energi. Pengelolaan energi tersebut memungkinkan setiap orang mengetahui jumlah energi yang berhasil mereka kumpulkan dan pemakaiannya sehari-hari.
Gaya hidup hijau juga diterapkan dalam aspek mobilitas. Misalnya, setiap rumah hanya diberikan lahan parkir hanya untuk memuat satu mobil. Namun demikian, tersedia juga fasilitas penyewaan mobil bertenaga listrik. Para penghuni juga bebas bergantian memakai sepeda listrik secara cuma-cuma.
“Ini akan mendorong para penghuni untuk kelak mengganti mobil mereka dengan kendaraan yang lebih hemat energi. Setiap rumah juga sudah memiliki alat pengisian baterai jika kelak mereka memilih mobil listrik,” timpal Hiroyuki Morita, Team Leader Fujisawa SST Promotion Team.
Tak hanya pintar dalam urusan fitur. Untuk dukungan mobilitas, permukiman ini juga terletak tak jauh dari stasiun kereta api. Jarak ke Tokyo menggunakan kereta api sekitar satu jam. Namun, untuk jarak tidak terlalu jauh, sepeda menjadi kendaraan utama.
Selengkapnya : http://blog.citragran.com/content-957-melongok-hunian-ramah-lingkungan-di-fujisawa.html
Teras Rumah yang Memenuhi Kriteria
Beranda atau ruang muka dari teras rumah memiliki peran yang penting dalam sebuah hunian. Untuk bisa menciptakan beranda yang memenuhi kriteria kesehatan dan fungsi, perlu melakukan beberapa langkah. Apa saja?
Beberapa tips selengkapnya:
1. Agar dinding ruang dengan fungsi penting tidak saling menempel serta terhindar dari masalah kurangnya sirkulasi udara dan mendapat sinar matahari yang baik, Anda bisa membuat ruang antara tanpa atap di ruang dalam bangunan utama beri atap transparan untuk ruang antara ini agar sinar matahari dapat menembus masuk.
2. Jika lahan depan hunian Anda sempit dan tidak mungkin dibuat terbuka, posisikan beranda di belakang hunian. Tanami lahan dengan tanaman hias agar suasana lebih hijau. Bersantai di area ini pasti bisa menghapus kepenatan.
3. Ingin beranda yang semua sisinya terbuka? Anda bisa membuat satu bidang boks dan lobangi ketiga sisi yang lain. Sisakan satu sisi sebagai bidang masif dan orientasikan perabot beranda Anda ke bidang ini.
Selengkapnya : http://blog.citragran.com/content-956-teras-rumah-yang-memenuhi-kriteria.html
Rumah Mungil Hemat Energi Yang Bisa Dibawa Ke Mana Saja
Rumah mungil dengan berbagai fungsi sudah biasa. Namun, bagaimana dengan sebuah rumah kecil , ramah lingkungan, dan bisa dibawa ke mana saja?
Persiapkan diri Anda karena pada tahun depan, Ecocapsule akan segera diluncurkan untuk pertama kalinya di dunia.
Rumah mungil yang diberi nama Ecocapsule tersebut, hanya memiliki luas 7,9 meter persegi.
Rumah berbentuk kapsul tersebut dilengkapi dengan sebuah dapur kecil, ruang tidur, toilet, serta dua buah jendela untuk menerangi isi ruangan.
Menariknya, rumah kapsul tersebut tidak membutuhkan tenaga listrik.
Ecocapsule hanya membutuhkan tenaga angin dan tenaga matahari sehingga rumah tersebut sangat ramah lingkungan dan hemat energi. Bahkan, lebih uniknya lagi, rumah kapsul tersebut dapat men-charge segala kendaraan bertenaga listrik.
Selengkapnya : http://blog.citragran.com/content-954-rumah-mungil-hemat-energi-yang-bisa-dibawa-ke-mana-saja.html
Contoh Rumah Modern Terbaik Dengan Panel Surya
Dengan sumber daya energi yang terbatas, sudah semestinya kita yang memiliki rumah modern memulai untuk hemat dalam penggunaan energi.
Opsinya pun tentu sangat beragam. Salah satu contoh mudahnya adalah membangun sebuah rumah yang dilengkapi dengan panel surya, sebagai sumber energi alternatif dalam rumah tersebut.
Dengan menggunakan tenaga panas matahari, tentu kita tidak usah khawatir lagi akan tagihan listrik yang membeludak serta dampak yang berkesinambungan.
Untuk itu, bagi Anda yang ingin membangun rumah dengan panel surya.
Berikut adalah beberapa contoh rumah modern terbaik, dengan menggunakan panel surya;
Foto Pertama – Rumah yang berlokasi di salah satu kota bagian Spanyol tersebut, menggunakan tenaga panel surya, sebagai sumber tenaga untuk peralatan elektronik serta air panas dalam sehari-harinya;
Foto Kedua – Selain menggunakan tenaga matahari, rumah yang terletak di California tersebut, memiliki keunikan yang tidak dimiliki oleh rumah pada umumnya. Warna tembok pada rumah tersebut, akan berubah seiring perubahan sinar matahari, baik dari pagi menuju siang, maupun siang menuju senja. Jika pada siang hari rumah berwarna hijau terang, maka pada sore menuju senja berwarna perunggu;
Foto Ketiga – Bahan dasar sebuah rumah yang terletak di Ontario tersebut, hampir seluruhnya menggunakan kayu pallet. Sang arsitek, Charles Gane menyebutkan bahwa seluruh sumber energi yang digunakannya berasal dari tenaga matahari;
Selengkapnya : http://blog.citragran.com/content-953-contoh-rumah-modern-terbaik-dengan-panel-surya.html
Langganan:
Postingan (Atom)






